Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Resensi Akik Dan Penghimpun Senja by Afifah Afra

Gambar
  Buku ini baru aku selesaikan baca hari ini. Pas 3 hari baca, kenapa lama? karena sambil ngerjain pekerjaan rumah dan kerjaan hehehe ... ini resensinya. Silakan disimak. Judul Buku: Akik dan Penghimpun Senja Penulis: Afifah Afra Jenis: Novel Dimensi: 19 x 13 cm Ketebalan: viii + 322 Halaman Penerbit: Indiva Media Kreasi, Solo ISBN: 978-602-1614-63-1 Cetakan ke-1: April 2015 Harga: Rp 55.000   Akik Dan Penghimpun Senja adalah novel persembahan Afifah Afra yang fenomenal ditahun 2015. Berlatar belakang alam pantai eksotik, berselimut senja menjingga dan pesona gua yang terbentang megah. Novel bertema senja ini berisi Perpaduan unsur cerita modern, tentang misi pengembaraan sekelompok mahasiswa ke dalam gua, juga dibumbui sekelumit cerita tentang penghimpun akik yang bernuansa klasik. Gaya bahasa yang digunakan sangat membumi dan menarik. Judul dalam tiap bab mengandung makna aneka batu permata, sehingga Novel ini memiliki ciri khas yang unik. Karena pengarang perna...

Kepustakaan Candi Part 2

Sejarah sebuah candi di Indonesia tidak terlepas dari sejarah sebuah kerajaan, karena pembangunan candi pada masa lalu adalah atas perintah seorang raja atau kepala pemerintahan yang menguasai wilayah tempat candi tersebut berada. Berabad-abad lamanya, sejak masa penjajahan Belanda, hampir tidak ada bangunan peninggalan kuno yang ditemukan di Jawa Barat. Peninggalan masa lalu yang dijadikan pijakan dalam upaya menjelaskan secara runtut sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa Barat, khususnya kerajaan Hindu dan Buddha, selama ini berupa prasasti yang ditemukan di beberapa tempat serta kitab-kitab kuno, seperti Pustaka Jawadwipa, Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara, dan Chu-fan-chi karangan Chau Ju-kua (1178-1225) yang merupakan catatan (buku) Cina yang memuat uraian tentang Sunda. Salah satu dari prasati tersebut adalah Prasasti Juru Pangambat atau Prasasti Pasir Muara (458 Saka atau 536 M) ditemukan di Pasir Muara, Bogor menerangkan tentang pengembalian pemerintahan negar...

Kepustakaan Candi

Kata "candi" mengacu pada berbagai macam bentuk dan fungsi bangunan, antara lain empat beribadah, pusat pengajaran agama, tempat menyimpan abu jenazah para raja, tempat pemujaan atau tempat bersemayam dewa, petirtaan (pemandian) dan gapura. Walaupun fungsinya bermacam-macam, secara umum fungsi candi tidak dapat dilepaskan dari kegiatan keagamaan, khususnya agama Hindu dan Buddha, pada masa yang lalu. Oleh karena itu, sejarah pembangunan candi sangat erat kaitannya dengan sejarah kerajaan-kerajaan dan perkembangan agama Hindu dan Buddha di Indonesia, sejak abad ke-5 sampai dengan abad ke-14. Karena sjaran Hindu dan Buddha berasal dari negara India, maka bangunan candi banyak mendapat pengaruh India dalam berbagai aspeknya, seperti: teknik bangunan, gaya arsitektur, hiasan, dan sebagainya. Walaupun demikian, pengaruh kebudayaan dan kondisi alam setempat sangat kuat, sehingga arsitektur candi Indonesia mempunyai karakter tersendiri, baik dalam penggunaan bahan, ...

TENTANG BATAVIA

        Perang antara Belanda melawan Spanyol selama 80 tahun (1568-1648) telah mendorong Belanda untuk mencari daerah jajahan ke nusantara. Tujuan Belanda datang ke Indonesia, sama dengan bangsa-bangsa Eropa lainnya, yaitu mencari kekayaan, monopoli perdagangan, dan mencari daerah jajahan. Belanda datang pertama kali ke Indonesia pada tahun 1596, di bawah pimpinan Cornelis de Houtman, dan berhasil mendarat di Pelabuhan Banten. Namun kedatangan Belanda diusir penduduk pesisir Banten karena mereka bersikap kasar dan sombong. Belanda datang lagi ke Indonesia dipimpin Jacob van Heck pada tahun 1598.         Pada tanggal 20 Maret tahun 1602, Belanda mendirikan kongsi dagang bernama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie), dengan tujuan sebagai berikut. Pertama, menghilangkan persaingan yang merugikan para pedagang Belanda. Kedua, menyatukan tenaga untuk menghadapi persaingan dengan bangsa Po...

AMBISI VS MIMPI ADALAH PENGHAMBAAN.TITIK.

Dalam dreambook saya di 2018 ini, semua hampir tercapai, hanya beberapa yang masih proses. Ini adalah salah satu ambisi atau terwujudnya sebagian mimpi?  Pagi kemarin dapat kiriman buku dengan judul Menjadi Hamba karya kang sonny. MasyaAllah, baru buka bab I sudah terenyuh, silakan disimak ya. Jika masih penasaran cari dan baca bukunya sampai selesai. Asli dari hati. :) Ada satu ambisi yang akan membuat hidup bahagia. Ambisi itu adalah keridhoanNya. Ambisi, untuk menjadi hamba yang diridhoiNya. Titik. Seperti yang dikatakan Imam Syafi'i: "Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan atasmu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap kepada selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-NYa"