Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

AKU ADALAH

aku adalah pertanyaan yang engkau keluhkan semalam ketika inginmu masih tak kunjung berpapas wajah tuntas dan aku sajak-sajak panjang yang tak pernah kau tulis ke mana kau hendak lari bersembunyi? mari sayangku, bawalah serta diriku supaya engkau tak perlu lagi mengenal sepi sebagaimana kesepian-kesepian yang dulu bersorak di telinga sayang, aku ingin sekali lagi hidup dalam do'a-do'a malammu D, 28-1-2016
hujan malam ini ditunggu juga menunggu pelangi yang datang di malam hari meski harus meninggalkan senja yang selalu bertahta sebelum hujan tiba K, 2016

2016

Bismillah 2015 sudah lewat sekarang(meski sudah lewat 11 hari) akan coba menuliskan mimpi, capaian dan evaluasi dengan tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang. Kharisma di 2015, sudah melakukan: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. (ada catatannya, secret aja ya) evaluasinya, ada3 point yang belum kesampean and goal. Jadi dijadikan resolusi di 2016 ini. Nah mimpi di 2016 sekarang adalah 1. Dapat kerja mapan 2. Bisa nabung buat bikin dan rintis usaha kafe perpus 3. Bisa nyicil Umroh dan Haji (lagi) dengan istiqomah 4. Bisa Lanjut S2 5. dan lain yang berkesinambungan ya semoga lebih baik
LAMA-KELAMAAN ORANG AKAN MALAS ROMANTIS KARENA TAKUT DISEBUT GALAU. MALES PEDULI KARENA TAKUT DISEBUT KEPO. MALES MENDETAIL KARENA TAKUT DISEBUT  REMPONG. MALES BERPENDAPAT KARENA DI KIRA CURHAT

SURAT DARI PRAHA

" AKU SUDAH LAMA BERHENTI MENUANKAN RASA SAKIT, BAGIKU SEKARANG HIDUP ADALAH MENERIMA YANG ADA DAN MENJALANINYA" #LETTERSOFPRAGUE
Merasa sendiri, sepi di tengah savana apakah mereka tahu itu? Tanyaku . . . suara kicau burung pun menjawab mengapa engkau bersedih? mengapa engkau gundah? secercah harap meski dalam tanya gelapmu laksana embun, Kau dingin Hanya menetes dikala semua tak sama lagi Tanyaku . . . gelapmu, larilah, kejarlah,
Ibu, kaulah gua teduh tempatku bertapa bersamaMu sekian lama kaulah kawah darimana aku meluncur dengan perkasa kau lah bumi yang tergelar lembut bagiku Melepas lelah dan nestapa gunung yang menjaga mimpiku siang malam mata air yang tak berhenti mengalir membasahi dahagaku, menyampaikan kasih sayang Telaga tempatku bermain, berenang dan menyelam kaulah ibu, langit dan bumi yang menjaga lurus horisonku kaulah ibu mentari dan rembulan yang mengawal perjalananku menuju jejak surga di telapak kakimu Ya Allah ... ibuku telah melaksanakan amanahmu sayangilah dia seperti kau mengasihi kekasih-kekasihmu